Sumedang, MEDIASERUNI.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, punya pesan menarik saat menghadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di IPDN. Ia mengajak sekolah-sekolah untuk lebih serius menghidupkan kembali pendidikan berbasis alam.

Menurutnya, ruang kelas bukan satu-satunya tempat belajar yang efektif. Justru alam terbuka bisa jadi “laboratorium” yang lebih lengkap dan mengasah karakter siswa.

“Anak-anak perlu kembali merasakan sekolah yang sesungguhnya, bukan cuma duduk di kelas, tapi juga belajar langsung dari alam,” ujarnya.

Baca Juga:  Soft Opening Lapangan Mini Soccer Garuda Bhwa Cisaat, Dukung Pola Hidup Sehat

Dedi bahkan mendorong agar sekolah menyediakan satu hari khusus setiap pekan untuk belajar di luar ruangan. Aktivitasnya bisa bermacam-macam: membersihkan sungai, menanam pohon, memasak, atau kegiatan sederhana lain yang membuat siswa lebih dekat dengan lingkungan.

Ia menilai generasi sekarang semakin jauh dari alam. Banyak anak jarang menginjak tanah, bermain di sawah, atau berenang di sungai karena lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai.

“Sejak kecil mereka tidak bersentuhan dengan lingkungan. Ini yang jadi masalah,” tegasnya.

Baca Juga:  Iran, Palestina, dan Krisis Moral Politik Global: Prinsip Islam, Agresi Militer, dan Ujian Politik Luar Negeri Indonesia

Selain itu, Dedi juga mengimbau agar perkemahan Pramuka kembali diaktifkan, lengkap dengan pendampingan dari TNI dan Polri. Menurutnya, kegiatan lapangan seperti ini efektif membangun kedisiplinan dan karakter.

“Perkemahan harus dihidupkan lagi, dengan TNI-Polri sebagai pembimbing,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, ia berharap siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga tumbuh mencintai tanah air dan memiliki karakter kuat. (*)