Karawang, MEDIASERUNI.ID — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jenal Aripin dari Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan X (Karawang–Purwakarta), melaksanakan Reses 1 Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan, Karawang.
Kegiatan reses ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, perwakilan desa, ketua RW, serta warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya agenda. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Jenal Aripin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Desa Cintaasih yang telah mendukungnya pada pemilihan legislatif sebelumnya.
“Terima kasih atas kehadiran bapak ibu semuanya yang telah meluangkan waktu hari ini. Saya juga memohon maaf baru dapat kembali hadir setelah pemilihan tahun kemarin. Terima kasih sedalam-dalamnya kepada warga yang telah memilih saya. Amanah ini akan terus saya jaga,” ujar H. Jenal Aripin.
Jenal Aripin juga menjelaskan bahwa selama setahun menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, fokus utama kerjanya sesuai dengan tugas Komisi IV, yaitu bidang infrastruktur. Sejumlah proyek prioritas provinsi telah berhasil direalisasikan.
“Alhamdulillah, janji kampanye untuk memperbaiki jalan-jalan rusak mulai kami wujudkan. Ada yang sudah selesai, sebagian masih dalam proses pengerjaan,” kata Jenal Aripin.
Contohnya, terang Jenal Aripin, Jalan Badami–Loji, Jembatan Nyangkokot, Jalan Kosambi–Curug Purwakarta, Tanjungpura–Rengasdengklok, hingga jalan perbatasan Karawang–Purwakarta Parang Gombong yang sempat viral.
“Ini semua bisa terwujud karena dukungan bapak dan ibu yang memberi amanah kepada saya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dua tahun ke depan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memfokuskan kembali pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi.
Sebelum acara berakhir, H. Jenal Aripin membuka sesi tanya jawab untuk menampung aspirasi masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sesi foto bersama, dan ramah tamah antara warga dan anggota dewan tersebut. (Iman)
