Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Pemkab Sukabumi terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting. Hasilnya, prevalensi stunting di daerah tersebut menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, angka stunting turun dari 27,5 persen pada 2022 menjadi 20,5 persen.
Hal itu disampaikan Ade saat menerima kunjungan Sekretariat Wakil Presiden untuk memantau program pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, Pemkab Sukabumi masih memiliki pekerjaan besar untuk menekan angka stunting. Pemerintah daerah menargetkan prevalensi stunting dapat turun hingga 12,5 persen sebagai bagian dari upaya mendukung target nasional. “Target nasional delapan persen, kita usahakan bisa mencapai 12,5 persen,” kata Ade.
Berbagai kebijakan dan program telah dijalankan, mulai dari penerbitan peraturan bupati hingga program orang tua asuh yang melibatkan sejumlah perangkat daerah.
Ade berharap hasil pemantauan Sekretariat Wakil Presiden dapat memberikan masukan bagi Pemkab Sukabumi untuk meningkatkan efektivitas program penanganan stunting.
“Semoga hasil peninjauan lapangan dapat memberikan masukan ke kita untuk meningkatkan upaya dalam penurunan angka stunting,” ujar Sekda Ade Suryaman. (Irma)

