Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Sebanyak 20.000 anak usia dini dari sekitar 1.000 lembaga PAUD, TK, dan Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan mengikuti Gerakan Akbar Tunas Siliwangi 2026 bertajuk “Ngulik Pangarti, Ngabakti Ka Nagri”. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu gerakan pendidikan karakter terbesar di Indonesia sekaligus mencatatkan rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Ketua Pelaksana Tunas Siliwangi 2026, Hasanul Fikri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan melibatkan seluruh elemen pendidikan.
“Kami ingin menghadirkan sebuah gerakan yang tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga meninggalkan jejak dalam pembentukan karakter anak. Mereka adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia Emas 2045,” ujar Hasanul Fikri saat diwawancarai, Senin 21Juli 2026.
Rangkaian kegiatan akan diawali pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, melalui Lomba Karaoke Online Anak Usia Dini yang diselenggarakan melalui platform TikTok.
Selanjutnya, pada 10 Agustus 2026, sebanyak 20.000 anak akan mengikuti Lomba Mewarnai Serentak di satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan ini menjadi bagian utama dalam upaya pencatatan Rekor MURI sebagai gerakan penguatan karakter kebangsaan yang dilaksanakan secara serentak.
Puncak acara akan berlangsung pada 26 Agustus 2026 di Lapangan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam Festival Tunas Siliwangi 2026. Festival tersebut akan diisi dengan penyerahan piagam Rekor MURI, penampilan kreativitas anak, bazar UMKM, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.
Menurut Hasanul Fikri, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Karena itu, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
“Setiap goresan warna yang dibuat anak-anak dan setiap lagu nasional yang mereka nyanyikan adalah simbol tumbuhnya rasa cinta kepada bangsa. Kami berharap mereka kelak bangga pernah menjadi bagian dari sejarah yang lahir dari Bandung Barat,” katanya.
Gerakan Akbar Tunas Siliwangi 2026 terlaksana berkat kolaborasi antara Panitia Pelaksana, Kodim 0609/Cimahi, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, serta Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang anak.
Selain menjadi bagian dari upaya pemecahan Rekor MURI, setiap peserta juga akan memperoleh sertifikat fisik asli MURI sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam gerakan nasional tersebut.
Panitia masih membuka kesempatan bagi lembaga PAUD, TK, dan RA di Kabupaten Bandung Barat untuk bergabung. Melalui Tunas Siliwangi 2026, Bandung Barat ingin menegaskan bahwa membangun masa depan bangsa dimulai dari langkah-langkah kecil anak-anak yang hari ini belajar mencintai negeri, berkarya, dan bermimpi setinggi langit. (Dadan)

