Aceh, MEDIASERUNI.ID – Pengurus Wilayah (PW) Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Provinsi Aceh berkolaborasi dengan Respon Darurat Pendidikan (RDP) Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi guru madrasah di Kabupaten Bireuen, 24 April 2026.
Kegiatan ini menyasar madrasah yang terdampak banjir beberapa bulan lalu, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan mental dan emosional para guru dalam mendampingi siswa pascabencana.
Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menekankan pentingnya kesejahteraan psikologis seluruh warga madrasah.
Ketua PW PGMNI Provinsi Aceh, Ismaidar, M.Pd, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam membantu guru memahami kondisi psikologis siswa pascabencana.
Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang mampu memberikan rasa aman dan dukungan emosional kepada peserta didik.
“Program ini dimulai di Kabupaten Bireuen dan direncanakan berlanjut ke Kabupaten Pidie Jaya serta Aceh Tamiang,” katanya.
Pelaksanaannya dikoordinasikan langsung oleh Pengurus Daerah (PD) PGMNI di masing-masing wilayah yang berperan sebagai fasilitator lokal.
Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman lapangan, para peserta dibekali keterampilan praktis untuk memberikan dukungan emosional, membangun komunikasi yang empatik, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi siswa terdampak bencana.
Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam pemulihan kondisi psikososial peserta didik.
Sinergi antara PGMNI dan Dompet Dhuafa menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas lembaga mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam situasi darurat.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, program ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan dalam penanganan dampak bencana di lingkungan madrasah di Aceh. (Dadan)

