Jakarta, MEDIASERUNI.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI Angkatan Darat, sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan prestasi luar biasa dalam pelaksanaan tugas. Kasad menegaskan, penghargaan tersebut harus menjadi pemacu untuk terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Prosesi penganugerahan digelar di Lapangan Upacara Mabesad, Jakarta, pada Rabu 28 Oktober 2026. Pemberian tanda kehormatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 86/TK/Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta, 5 Oktober 2026, dan ditandatangani langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Samkaryanugraha sendiri merupakan tanda kehormatan Negara Republik Indonesia yang dianugerahkan oleh Presiden kepada kesatuan TNI, instansi pemerintah, atau organisasi yang dinilai berjasa besar dalam operasi militer maupun pembangunan, dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa penghargaan negara ini sekaligus menjadi kebanggaan dan tanggung jawab bagi setiap satuan penerima. Terlebih, penganugerahan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat tersendiri bagi seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga kehormatan satuan dan meningkatkan kualitas pengabdian.
“Upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, agar menjadi nilai sejarah dan kenangan bagi kalian. Penghargaan ini memiliki nilai kehormatan yang tinggi dan patut disyukuri dengan penuh kebanggaan. Penghargaan negara ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk menunjukkan pengabdian yang lebih baik,” ujar Kasad.
Empat satuan TNI AD yang menerima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha, yaitu Pusdiklatpassus, Satuan 81 Kopassus, Yonif 502/Ujwala Yudha Brigif 18/Trisula Divif 2/Kostrad, dan Yon Taipur Kostrad.
Kasad turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh prajurit dari satuan penerima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari dedikasi, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme yang ditunjukkan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas. Keberhasilan ini juga mencerminkan kekuatan kerja sama dan soliditas seluruh anggota dalam mencapai tujuan bersama.
Kasad pun mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk mempertahankan capaian dan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Kehormatan yang diterima harus menjadi motivasi bagi setiap prajurit untuk menjaga nama baik satuan serta memberikan kontribusi terbaik dalam setiap penugasan.
Ia juga menekankan pentingnya melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai kekurangan yang ada. Setiap tantangan harus dijadikan bahan pembelajaran untuk memperbaiki kinerja, meningkatkan kemampuan, dan memperkuat kesiapan satuan dalam menghadapi tugas-tugas ke depan.
Kepada para komandan satuan, Kasad berpesan agar terus membangun lingkungan satuan yang menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan kehormatan TNI Angkatan Darat beserta seluruh prajuritnya. Dengan demikian, Samkaryanugraha tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga pengingat abadi bagi seluruh anggota untuk terus menjaga profesionalisme dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. (Abucek)
Sumber: Dispenad
