Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi ditutup dengan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan seluruh siswa baru.

Kegiatan Selasa 21 Juli 2026, tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Cibadak, tokoh masyarakat, KNPI, dan Karang Taruna Kecamatan Cibadak sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Kepala SMAN 1 Cibadak, Isda Sugara, mengatakan penutupan MPLS tahun ini diisi dengan aksi ekologi yang mengajak peserta didik berperan langsung menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan yang dilakukan mulai dari memungut sampah di area sekolah dan lingkungan sekitar, membersihkan aliran Sungai Cikaluwing, menanam 500 pohon, hingga mengecat jembatan serta jalan akses yang menghubungkan kawasan sekolah dengan wilayah Bojong,” kata Isda.

Baca Juga:  Peta Politik DKI Berubah, Anies Baswedan Didukung PDIP, Hanura dan Partai Buruh

Menurut Isda, aksi tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan asri, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap fasilitas umum dan kelestarian alam.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghemat penggunaan air di tengah musim kemarau. “Kami berencana mengembangkan sumber air dan membangun sumur resapan sebagai upaya menjaga ketersediaan air di masa mendatang,” tambah Isda.

Selain itu, Isda mengajak masyarakat dan para siswa untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat musim kemarau.

Ia berharap para siswa dapat menjadi pelopor pelestarian lingkungan, mengampanyekan penghematan air, serta menjaga kebersihan lingkungan di wilayah tempat tinggal masing-masing. (Rina)