Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Keterbatasan air bersih yang selama ini dirasakan MDTA Nurul Fatah, Kampung Sukatengah RT 02 RW 05 Desa Batulayang Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat, mendapat perhatian melalui program kolaborasi Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Rumah Zakat, Atap Pesantren Network, dan Forum Pesantren Kecamatan Cililin.
Melalui program tersebut, MDTA Nurul Fatah mendapatkan bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri dan dewan pengajar.
Kepala MDTA Nurul Fatah, Ustadz Ridwan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, ketersediaan air menjadi persoalan yang cukup dirasakan, terutama ketika memasuki musim kemarau.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan sumur bor ini. Sebelumnya, kondisi air di sini memang kurang, terlebih saat musim kemarau. Dengan adanya sumur bor ini, mudah-mudahan kebutuhan air bersih untuk santri dan dewan pengajar bisa lebih terpenuhi,” ujar Ustadz Ridwan, Rabu 9 September 2026.
Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar MDTA Nurul Fatah, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat di lingkungan sekitar.
“Semoga sumur bor ini bisa memberikan manfaat yang luas, tidak hanya untuk santri dan pengajar, tetapi juga bagi warga sekitar yang membutuhkan air bersih,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Aam Aminudin, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Kabupaten Bandung Barat sekaligus PIC program, bersama perwakilan Atap Pesantren Network, Tomi, melakukan supervisi terhadap program tersebut. Kegiatan turut dihadiri Ustadz Ridwan dan tokoh masyarakat.
Kehadiran sumur bor diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan air bersih sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi santri, dewan pengajar, dan masyarakat sekitar MDTA Nurul Fatah. (Dadan)

