Bima, MEDIASERUNI.ID – Warga Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, menyambut positif kegiatan pembersihan batu-batu besar di lahan pertanian yang selama ini menghambat proses bercocok tanam. Langkah tersebut dinilai mempermudah pengolahan lahan sekaligus membuka peluang peningkatan hasil panen jagung.
Pemuda Desa Mpuri, Saiful, mengatakan pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan petani yang kesulitan mengelola lahan akibat banyaknya batu di permukaan tanah.
Menurutnya, sebelum dibersihkan, kondisi lahan membuat proses pengolahan tidak maksimal sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas jagung. Kini, setelah batu-batu penghalang diangkat, para petani lebih optimistis hasil panen akan meningkat.
“Kegiatan ini dilakukan atas permintaan pemilik lahan dan hanya sebatas mengangkat batu yang berada di permukaan tanah, tanpa melakukan penggalian yang mengubah struktur lahan,” ucap Saiful, sesuai rilis disampaikan Sabtu 25 Juli 2026.
Ia juga menyebutkan, batu hasil pembersihan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan serta kegiatan sosial di Desa Mpuri sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, pemilik lahan, Herlin, mengaku sangat terbantu dengan kondisi lahan yang kini lebih rata dan mudah diolah. “Saya optimis musim tanam mendatang mampu menghasilkan panen jagung yang lebih baik,” pungkas Herlin.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah lahan yang sebelumnya dipenuhi batu besar kini tampak lebih bersih dan siap ditanami kembali. Perbaikan tersebut menjadi wujud semangat gotong royong masyarakat Desa Mpuri dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. (Surya)

