PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera menertibkan sekaligus menutup operasional outlet HWG (Holywings Group) yang beroperasi di wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang. Desakan tersebut disampaikan menyusul keresahan masyarakat terhadap peredaran minuman beralkohol yang dinilai semakin terbuka dan mudah diakses,Senin 20/7/2026
Menurut Rizal, wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang harus terbebas dari outlet penjualan minuman keras, termasuk yang berkedok sebagai toko minuman anggur maupun toko umum. Ia menilai keberadaan outlet tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sosial dan masa depan generasi muda.
“Kota Pekalongan, Pemalang, dan Batang harus bebas dari outlet toko minuman keras seperti HWG atau lainnya yang berkedok toko minuman anggur maupun toko umum,” tegas Rizal.
Ia menyebut, saat ini outlet HWG diketahui beroperasi di beberapa lokasi, di antaranya di Jalan Raya Pantura Sewuni Ampelgading, Jalan Taman 2 Kabupaten Pemalang, serta Komplek Dupan Kalibaros, Kota Pekalongan.
Rizal juga menyoroti aspek perizinan outlet tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, outlet HWG merupakan unit usaha PT Semarang Ciamik Soro yang mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 56101 untuk kategori restoran. Namun, menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan outlet tersebut bukan beroperasi sebagai restoran, melainkan memperjualbelikan minuman beralkohol secara langsung maupun melalui promosi di media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Ia menilai kemudahan pembelian minuman beralkohol melalui layanan daring, termasuk aplikasi pesan-antar, semakin memperbesar kekhawatiran masyarakat karena akses terhadap minuman beralkohol menjadi semakin longgar.
“Masyarakat menolak keras peredaran minuman keras secara bebas dan terbuka di lingkungan mereka. Praktik pembiaran seperti ini merupakan bentuk perusakan secara masif terhadap moral dan masa depan generasi muda serta berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Atas dasar itu, Rizal meminta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap legalitas operasional outlet HWG serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun aturan yang berlaku.
“Saya berharap seluruh aktivitas outlet HWG segera dihentikan dan operasionalnya ditutup. Kita tidak boleh menoleransi aktivitas komersial yang secara nyata merusak lingkungan dan tatanan sosial masyarakat,” pungkasnya.

