PEKALONGAN, MEDIASERUNI.ID – Upaya penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan terus dipercepat. Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, menggelar pertemuan bersama para camat dan lurah se-Kota Pekalongan guna membahas langkah konkret dalam penanganan pompa air sebagai salah satu solusi mengurangi genangan yang selama ini menjadi persoalan masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kolaborasi. Para camat dan lurah menyampaikan berbagai kondisi di lapangan, mulai dari titik-titik rawan banjir, kendala operasional pompa air, hingga kebutuhan perbaikan infrastruktur pendukung agar sistem pengendalian banjir dapat berjalan lebih optimal.

Rizal Bawazier menegaskan bahwa persoalan banjir dan rob tidak bisa diselesaikan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Desa Wadas Salurkan Paket Sembako untuk 800 Keluarga Penerima Manfaat

“Persoalan banjir dan rob adalah masalah nyata yang setiap hari dirasakan masyarakat. Karena itu, kita harus bergerak bersama, memastikan pompa air berfungsi maksimal serta mencari solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban banjir,” ujar Rizal Bawazier.

Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai usulan percepatan penanganan, termasuk evaluasi kondisi pompa air yang telah ada, kebutuhan penambahan fasilitas pendukung, hingga pola koordinasi antarwilayah agar penanganan banjir dapat dilakukan lebih efektif saat curah hujan tinggi maupun saat air laut pasang.

Rizal berharap hasil pertemuan ini tidak berhenti pada pembahasan semata, tetapi segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Pekalongan terkait penanganan banjir dan rob hingga ke tingkat pemerintah pusat.

Baca Juga:  Dua Remaja di Sukabumi Cabuli Anak Dibawah Umur

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diharapkan persoalan banjir dan rob yang selama bertahun-tahun membayangi Kota Pekalongan dapat ditangani secara bertahap, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman.